Cerpen Islami HijrahKu Karena Allah

KISAHKU

Kring... Kring... Kring... Bunyi alarm hp ku menunjukkan pukul 05.00 wib pagi. Sambil mengusap mata ku yang masih ngantuk akupun turun dari ranjang tidurku. Aku menuju kamar mandi untuk mandi dan mengerjakan kewajiban bagi umat islam yaitu sholat subuh.
Selesai beres-beres, akupun berangkat kesekolah dengan ayah menggunakan motor.Hari ini entah mengapa perasaanku sangat tidak menetu.. Entah mengapa..... Sampai disekolah....
"Balqis!!  Balqis!! Balqis!!!" terdengar seseorang yang memanggilku dari belakang, akupun menoleh kearah belakang ternyata itu zulaikha teman sekelas ku. "Ada apa sih kha"aku suka memanggilnya dengan panggilan kha.. Karna zulaikha itu terlalu panjang bagiku..."Hehehehe,,maaf balqis aku teriak-teriak dari belakang, " sahut zulaikha. "iya-iya.. Lain kali jangan diulang lagi ya!!! "sambil cemberut.
"jangan cemberut gitu...senyum donk cantik... ". Zulaikha sangat pandai merayu aku dikala aku lagi marah atau sedih, dia sangat pandai sekali membuat aku tersenyum. "Hhhhhh iya-iya deh.. Nih aku senyum"
"Nah....gitu donk.. Ini baru sahabat aku paling baik nih.. Hehehhe.. ".
Dalam menuju perjalanan kekelas, aku melihat seseorang yang begitu amat asing bagiku, pelan-pelan aku mulai mendekatinya, dan aku melihat pakaiannya sangat dalam,jilbabnya terurai panjang,dia sungguh berbeda dengan anak perempuan lainnya. Karna rasa ingin tahu ku tinggi akupun berkenalan dengannya.namanya zahra, dia kakak kelas ku. Ternyata dia juga anggota rohis, sebab aku juga anggota rohis baru, jadi belum tahu siapa-siapa saja anggotanya.
Hari-haripun terus berlalu begitu saja, akuoun mulai dekat dengannya, mulai akrab dan sampai-sampai sudah menganggap zahra sebagai kakka ku sendiri begitu juga dengan zahra. Disaat itu, aku mulai buka akun sosmedku, karna aku tak bisa terlepas dari yang satu ini, yaitu FACEBOOK. Aku melihat status yang ada diberanda ku. Pada saat melihat-lihat aku salfok dengan salah satu akun. Akupun membaca statusnya yang berisi tentang agama dan akupun mebuka krinologinya, facebooknya penuh dengan dakwah yang sangat bermanfaat. Dan pada saat itu aku membaca tentang wanita Penghuni Neraka,,saat membaca aku kaget dan terkejut melihat postingannya itu. Karna wanita penghuni neraka kebanyakan wanita yang tidak menutup auratnya, akupun mulau merenungi diriku.
Saat itu aku berfikir aku ingin berubah menjadi yang lebih baik, dan taat terhadap Allah swt. Akupun mulai hijrah, perlahan-lahan aku merubah cara berpakaian ku. Yg dulunya aku tidak pakai jilbab dab sekarang aku mulai memakainya, aku mulai menggeser pakaian-pakaina celanaku denga rik dalam dan baju lengan panjang. Hijrah ku ini memang amat nekat tapi demi aku taat kepada allah akau tidak berfikit panjang.
Teman-teman sekolahku semuanya pada heran dengan pakaian ku, biasanya pakaina ku sama dengan mereja dan sekarang aku merubahnya, jilbab ku sangat dalam, aku memakai kaos kaki yang panjang dan akupun mulai mmenjauhi teman laki-laki,karna bukan muhrimku. Semuanya pada kaget, heran, dan juga mereka tidak suka denganku, banyak cemoohan dari mereka, ada yang bilang ustadzah, bu haji, lebay, fanatik, dan lain sebagainya.  "Balqis, kamu sekarang berubah yah... Gak seperti dulu lagi"kata zulaikha."iya kha, aku mau berubah kha menjadi yang lebih baik lagi, aku ingin taat sama allah dan rasull kha,,entah mengapa hatiku bergerak dengan begitu ceoatnya kha,tapi ttidaks ssemua orang mmmenilai dengan baik . Aku menceritakannya pada zulaikha. "iya,, balqis aku ngerti kok apa yang kamu rasakan, tapi aku suka dengan sifat kamu yang sekarang ini balqis dan juga pakianmu yang menutup aurat. Kamu harus semangat buktikan pada mereka bahwa pakian muslimah yang sesungguhnya itu seperti ini!! " kata balqis sambil menyemangatiku.
"iya kha, makasih banyak ya kha, kamu mau ngertiin aku kha".
Perlahan-lahan aku mulai memposting dakwah-dakwah yang memberikan nasehat kepada kaum hawa, dan allhamdulilah banyak yang meresponnya dengan baik. Mereka juga banyak bertanya padaku dan kadang mereka juga curhat padak,ingin meminta solusi dariku. Dalam proses hijrahku memang banyak hujatan-hujatan, tapi hatiku tak gentar, aku selalu mempertahankan komitmen ku. Aku tidak mau terpengaruh dengan mereka yang hanya akan membawaku kejalan yang buruk saja. Entah mengapa, mungkin allah memberikan jalan yang baik buat ku, semua temen akun sosmedku banyak yg berhujrah juga seperti diriku dan mereka juga ilmu agamanya juga baik. Dalam berhijrah hatiku begitu tenang, aman, damai, dan tidak mudah marah pada orang lain. Akupun mulai memperbanyak sholat sunah dan puasa-puasa sunah. Aku lebih mendekatkan diri sama allah swt. Alhamdulillah orangtuaku juga mendukung aku dalam proses hijrahku ini.
Semangat karena Allah.



@maiyolarindiani19
Mohon Kritik dan Saran :)

Komentar

Posting Komentar